« Older Home
Loading Newer »

Trek Jalur Pipa Gas (JPG) Serpong

jpg-170208-15.JPGPagi ini, Minggu 17 Februari 2008, jarum jam sudah beranjak dari angka 8 tapi suasana diluar rumah seperti masih jam 6 pagi. Hujan yang sudah turun semalaman masih menyisakan gerimis kecil.

Rencana bersepeda hari ini cukup menantang, trek JPG Serpong yang tersohor seantero dunia pesepedahan itupun menjadi tujuan. Secara disana juga sedang diselenggarakan acara “Trend Mountain Bike 2008″ yang di sponsori oleh Polygon. Wah.. Sekalian shopping nih, memang ada niat untuk membeli lampu belakang, mudah-mudahan disana dapet discount (halah.. ngarep.com).

Start dari rumah diiringi lagu ‘Andai’ nya ‘Gigi’, si kuning langsung menuju stasiun Tanah Abang. Setelah mengayuh jarak 7 km sampai juga di stasiun, lumayan buat pemanasan. Beli tiket 2 untuk si kuning, kereta melaju tepat pukul 10 waktu cyclo. Suasana di KRL Tn.Abang - Serpong cukup sepi. Setengah jam berlalu akhirnya tiba di St. Sudimara.jpg-170208-4.JPG

Setelah tanya-tanya sama abang ojek, and sempet sms Om Rizky akhirnya sepeda mengarah ke Mpok Cafe menyusuri jalan Jombang Raya. Diperjalanan saya bertemu dengan 2 orang teman dengan tujuan yang sama. Beruntung tidak usah ada acara nyasar lagi.

Perjalanan menuju Mpok Cafe cukup menyenangkan, kombinasi tanjakan dan turunan di trek aspal amat menggoda insting balap saya, ciee.. Pada satu kesempatan turunan panjang dibarengi dengan tikungan ke kiri dan kanan, saya mencoba mengambil racing line, dan hasilnya wuih.. Puass!

jpg-170208-12.JPGTiba dilokasi, ternyata acara sudah dimulai dari jam 9 pagi. Wuih.. ramai sekali. Belasan kendaraan roda empat parkir dipinggir jalan, sementara puluhan bahkan ratusan sepeda sudah parkir memenuhi areal sekitar Empok Cafe.

Saat saya tiba, acara lomba dirt jump kelas bmx sedang dimulai. Belasan peserta unjuk aksi didepan juri, sementara penonton dipinggir trek riuh memberikan semangat, cahyoo… Aksi mereka lumayan berani, walaupun kalo gagal lumayan sakit juga, sudah jatuh ketimpa sepeda.

Sambil lihat-lihat stand yang ada, saya akhirnya membeli sebuah lampu depan dan kaos yang dipamerkan. Lumayan buat b2w ke kantor.

Menjelang sore kami bertiga masuk ke dalam trek JPG yang tersohor itu (sayang kan jauh-jauh datang cuma nonton saja) dibelakang kami segera bergabung tiga orang teman lain sehingga berenam kami memulai petualangan ini. Single trek yang becek dan licin kami lahap dengan tertatih, beberapa kali roda belakang kehilangan traksi, ya iyalah ban on-road dipakai di trek off-road. Beruntung sitepost sudah diturunkan.

jpg-170208-13.JPGMasuk lebih dalam, trek semakin berfariasi dan sangat menuntut skill, beberapa kali kami harus menuntun sepeda karena terjalnya tanjakan dan turunan yang disuguhkan disini.

Trek yang ada di JPG ini cukup bervariasi, diawali dengan single trek di tanah dan perkebunan, disini juga disuguhkan nikmatnya menyusuri pematang sawah yang sempit, ada pula padang ilalang setinggi kepala yang membuat kita harus extra hati-hati, setelah itu kita juga akan melewati jalan perkampungan disekitar perumahan, beruntung warga disana ramah-ramah.

Belum tuntas menyusuri trek JPG, kita harus keluar trek dan kembali ke Mpok, mengingat kondisi trek amat berat, dan beberapa teman sudah banyak yang KO. Akhirnya kami kembali ke tempat start melalui jalan aspal. Setelah istirahat sebentar, akhirnya kami berpisah untuk pulang.

Masih penasaran sih, mudah-mudahan suatu saat bisa kembali kesana. Tentu saja dengan persiapan yang lebih matang.

Salam,

Menjajal Trek UI

img_0126a.JPGTrek sepeda di kampus Universitas Indonesia (UI) Depok memang cukup populer dikalangan pesepeda. Tapi sayangnya saya belum pernah menjajal trek tersebut. Nah, kesempatan libur Imlek hari ini pun tak di sia-sia kan, berbekal sekilas informasi yang didapat dari forum sepedaku.com, saya arahkan ’si kuning’ ku berangkat ke tempat tujuan.

Awalnya perjalanan saya hari ini akan ditemani oleh 2 orang teman, namun apa daya karena mereka ada acara yang tidak bisa ditinggalkan, jadilah perjalanan kali ini cuma ditemani oleh ’si kuning’.

Pagi ini cuaca masih mendung setelah semalaman diguyur hujan. Ada rasa khawatir kalau nanti kehujanan dijalan, apa lagi saya tidak membawa rain coat. Maka acara bersepeda kali ini pun diawali dengan perasaan was-was.

img_0122.JPGStart dari rumah, sepeda langsung saya arahkan ke stasiun Gondangdia, awalnya ragu kira-kira boleh tidak ya ’si kuning’ diajak naik KRL, tapi ternyata gak apa-apa tuh. Sempat TTB menuju peron di lantai 3, ’si kuning’ banyak mendapat perhatian dari penumpang lain melihat pemandangan yang tidak biasa. Saya sih cuek saja.

Setiba di stasiun UI, saya langsung mengarahkan sepeda ke arah danau, dalam perjalanan banyak juga pesepeda yang sedang menjajal trek sepeda yang baru dibangun dilingkungan kampus.

img_0125a.JPGSalut untuk manajemen UI yang ingin menjadikan UI kampus hijau dengan membangun jalur sepeda yang mumpuni dan tempat parkirnya yang layak. Rencananya seluruh mahasiswa dan dosen diharuskan menggunakan sepeda dilingkungan kampus. Mantap!

Dalam perjalanan saya bertemu dengan beberapa pesepeda, setelah berkenalan akhirnya saya ikut mereka untuk menjajal trek off-road di hutan UI. Wuih seru nih..!

Setibanya dilokasi, ternyata sudah banyak juga yang main disana. Setelah berkenalan dan sedikit ngobrol soal dunia persepedahan, saya pun tertarik untuk menjajal trek ini. Sempat khawatir karena trek licin dan berlumpur, secara si kuning masih memakai ban on-road alias ban untuk aspal. Tapi rasa penasaran mengalahkan rasa was-was.

img_0129a.JPGDan benar saja, belum lama masuk hutan saya sudah tertinggal dibelakang. Terpaksa cari-cari jalan sendiri ditengah lebatnya pepohonan dan licinnya single trek. Beberapa kali saya hampir jatuh, memasuki tepi danau saya mengambil jalan menurun, sialnya salah jalan. Jalan naik keatas bukan main licinnya, sempet keder karena kehilangan cyclo, akhirnya pake jurus extra TTB, maksudnya TTB plus didorong dari belakang, untung ada yang bantuin.

Setelah itu cari-cari jalan keluar hutan ketemu lapangan bola. Wuih bagus banget nih tempat, si kuning minta difoto disini, Yo weis tak kasih. Dengan badan penuh lumpur akhirnya balik ke tempat start.

Setelah bersih-bersih akhirnya pulang duluan, rencananya mau gowes nih ke rumah. Gak kebayang jarak pulang 30km. Tapi seperti prinsip pesepeda lainnya. The show must go on…

“Bike To Work” or “Work For Bike” ?

bike_to_work_main.jpgKapankah Anda mulai layak mengaku sebagai cyclist? Jika mau merujuk pada guyonan yang berkembang di kalangan pesepeda, seseorang baru boleh mengaku dirinya cyclist jika mengayuh sepeda minimal saban akhir pekan, dan, … ini yang berat, minimal harus ada tiga buah sepeda kelas atas di garasinya.

Jika mau menuruti kata hati, hobi memang mahal. Tak heran, ketika banyak orang ramai membicarakan bike to work, ada yang memelesetkannya jadi “work for bike”. Istilah work for bike adalah sebuah guyonan yang merujuk kepada mereka yang membelanjakan hampir seluruh penghasilannya untuk mengongkosi keperluan sepeda. Ya! Seperti hobi-hobi lain, sepeda memang bisa teramat mahal. Bayangkan, untuk sebuah sepeda yang bagus, duit Rp. 40 juta bisa tak ada artinya. Untuk meng-upgrade sebuah sepeda dengan aneka komponen hi end, kadang uang Rp. 20 juta juga tak mencukupi.

Untunglah, untuk menjadi seorang cyclist, kita tak harus merogoh dompet dan mengeluarkan uang sebesar itu. Untuk jadi seorang cyclist, kita hanya perlu mengayuh untuk kesehatan kita sendiri dan untuk membantu menjaga keselarasan alam dari serangan polusi berlebihan. Pendeknya, seorang cyclist sejati adalah mereka yang mengayuh sepeda sebanyak mungkin. Makin banyak dia bersepeda, makin layak dia disebut sebagai cyclist. Soal apa dan bagaimana sepedanya, itu urusan berikutnya.

Memang, banyak yang bilang bahwa sepeda yang bagus akan mempengaruhi performa kayuhan kita. Artinya, jika kita mampu, tak ada salahnya juga jika kita membeli sepeda dengan aneka komponen kelas atas. Tapi jika uang anda terbatas, bukan berarti kita kehabisan peluang untuk menjadi cyclist. Sepeda dengan harga sekitar Rp. 1 juta pun bukan main banyaknya di pasaran.

Di dunia kaum pesepeda, sepeda kelas atas dan kelas bawah sudah biasa bergaul rapat. Pemilik sepeda murahan dan pemilik sepeda mahal pun tetap bisa bercanda tanpa perlu harus bersungkan-sungkan. Di dunia para pesepeda, perbedaan kelas sepeda tak harus menjadi sekat untuk saling bergaul satu sama lain.

Mathias Muchus, seorang cyclist yang juga artis itu, pernah bilang bahwa di dunia pesepeda yang berbeda hanyalah kemampuan dengkulnya. Harga sepeda tak menentukan kasta, begitu pula harga pakaian yang ia kenakan. Dalam sebuah percakapan, presenter Jejak Petualang, Medina Kamil, juga mengakui soal kesetaraan di kalangan pesepeda ini. Katanya, “Saat main sepeda, seorang eksekutif senior pun bisa bercanda dengan anak-anak muda dengan segala macam keterbatasannya.”

Tugas kita sekarang adalah bagaimana agar persaudaraan di kalang pesepeda itu bisa tetap bertahan. Silakan saja jika Anda mau beli sepeda kelas atas. Silakan pula meng-upgrade sepeda hingga mengandaskan seluruh penghasilan. Tapi jangan pernah mengkhianati prinsip persaudaraan sesama cyclist. Karena di situlah sebenarnya ruh para pesepeda digantungkan.

Majalah CYCLING Feb 2008.

Asyiknya Menjadi Healty Cyclist

SAYA mau naik sepeda, tapi tak mau kebut-kebutan di jalan raya atau keluar masuk jalan off-road. Pasti ada saja orang yang berkata begitu. Orang yang masuk kelompok ini, biasanya punya tujuan khusus. Mereka bersepeda untuk kepentingan menjaga kesehatan alias healthy cyclist.

iaa_leading3.jpgPara dokter kerap menyarankan sepeda sebagai olahraga pilihan karena banyak alasan. Pertama, bersepeda adalah olahraga low impact karena beban berat badan ditopang oleh banyak bagian tubuh, yakni kaki di pedal, pantat di sadel, dan tangan di setang. Ini akan menghindarkan kecederaan pada tungkai kaki dan sendi paha.

Kedua, bersepeda memberikan latihan yang lebih baik kepada jantung dibanding olahraga lain. Sebagai gambaran, jogging hanya mampu menaikkan detak jantung hingga 60 persen batas maksimumnya, sedangkan bersepeda bisa membuat jantung berdetak 70 persen dari batas maksimum. Makin tinggi detak jantung yang tercapai, makin bagus pula efeknya bagi penyehatan jantung.

Memang, ada olahraga lain yang memberikan latihan melebihi angka 70 persen. Sepakbola, tenis dan bulutangkis, misalnya. Tapi, dalam olahraga-olahraga ini, detak jantung seringkali dipaksa naik turun sesuai dengan irama permainan. Dalam bersepeda, kenaikan dan penurunan detak jantung itu berlangsung jauh lebih smooth.

Asal dilakukan dengan cara dan takaran yang benar, sepeda telah terbukti mampu memperbaiki kondisi tubuh. Bersepeda bisa mengurangi kadar kolesterol jahat di dalam darah, menaikkan kolesterol baik, mengurangi resiko stroke dan serangan jantung, mengurangi aneka penyakit yang timbul akibat tekanan darah tinggi, menormalkan tekanan darah, dan mengurangi obesitas sehingga juga mengurangi ancaman diabetes.

Makin Banyak Makin Baik

Tak ada kata kebanyakan untuk olahraga bersepeda. Bahkan, jika mau mendapatkan manfaat paling besar, sebaiknya anda bersepeda minimal 18 jam per minggu. Dengan menu sebanyak itu, anda akan terjauh dari risiko terkena serangan jantung dan risiko terkena stroke. Risiko dua penyakit itu bisa turun 50 persen.

Jika anda punya bakat terkena tekanan darah tinggi, potensinya bisa menurun hingga 30 persen. Bahkan tak sedikit para “darangtinggiwan” yang tekanan darahnya bisa kembali normal dengan intensitas olahraga sebanyak itu.

Kenapa demikian? Aktivitas dengan bersepeda 18 jam seminggu akan membuat sebagian besar lemak tubuh anda terbakar. Bersepeda 18 jam seminggu sama artinya dengan membakar 6.000 kalori. Itu artinya lemak-lemak yang berpotensi menyumbat saluran darah akan berkurang pula jumlahnya. Kandungan gula dalam darah pun akan relatif stabil.

Olahraga yang cukup juga akam membuat kadar oksigen di dalam darah dan otak jauh lebih tinggi. Ini akan membuat tubuh terasa lebih bugar dan bisa diajak beraktivitas dengan intensitas tinggi pula.

Tentu, banyak orang yang akan kesulitan memenuhi target mengayuh 18 jam seminggu. Haruskah kita membatalkan niat untuk bersepeda? Jangan begitu. Angka 18 itu memang target yang ideal. Jika anda masih bekerja, angka itu hanya mungkin dicapai jika anda menggunakan sepeda untuk sebagian besar mobilitas anda dari satu tempat ke tempat yang lain.

Tapi, jika angka 18 jam itu susah dicapai, jumlah yang lebih kecil pun tak ada salahnya juga. Tapi, satu hal yang penting, jangan sampai anda berolahraga kurang dari satu jam sekali main. Kenapa harus sejam? Berolahraga dengan waktu di bawah 1 jam tak akan memberikan efek optimal kepada jantung. Detak jantung belum akan meningkat ke level latihan jika anda mengayuh kurang dari 1 jam. “Zona latihan jantung” ditandai dengan nafas yang sedikit terengah-engah dan detak jantung meningkat.

Dan, jangan sampai anda berolahraga kurang dari tiga kali dalam sepekan. Artinya, jika dihitung total, waktu mengayuh selama sepekan minimal adalah tiga jam.

Sejam mengayuh akan membuat 700 kalori terbakar. Itu merupakan jumlah kalori yang terbakar jika anda mengayuh dengan kecepatan rendah, yakni dengan putaran pedal antara 50 dan 70 kali per menit.

.: Sumber : CYCLING Community | Desember 2007

Wanita Tidak Berterus Terang

ufu0004.jpgLiburan lebaran kemarin gw sengaja pinjem buku di perpustakaan kantor (rekomendasi dari temen), judulnya “Why Men Don’t Listen And Women Can’t Read Maps” penulisnya Allan & Barbara Pease. Sebuah buku psikologi yang mengungkap perbedaan pikiran pria dan wanita.

Well, btw gw jadi ketawa sendiri ngebaca salah satu bahasan yang isinya membahas sifat wanita yang tidak berterus terang. Diceritakan seperti ini…

Perjalanan bermobil di akhir minggu itu dimulai dengan menyenangkan, santai, melewati lembah yang indah, dan beberapa jam jauhnya dari rumah. Ketika jalan mulai berkelok-kelok dan memutar mengelilingi lereng gunung, John mematikan radio supaya dapat berkonsentrasi pada jalanan. Dia tidak dapat mengemudi di jalanan yang berkelok tajam sambil mendengarkan musik.
“John,” panggil kekasihnya, Allison, “kau mau kopi?”

John tersenyum. “Tidak, terimakasih. Aku tidak apa-apa,” sahutnya, sambil berkata dalam hati betapa baiknya kekasihnya karena menawarinya kopi.

Beberapa saat kemudian John baru merasakan bahwa Allison berhenti berbicara, dan segera mengira bahwa dirinya telah melakukan kesalahan. “Kau tidak apa-apa sayang?” tanyanya.

“Aku tidak apa-apa!” bentak Allison.

Karena bingung, John bertanya lagi. “Jadi… apa masalahnya?”

Allison mendengus dengan menghina. “Kau tidak mau berhenti!” kata Allison.

Otak analitis John mencoba mengingat kapan Allison mengatakan ‘berhenti’. Ia yakin bahwa Allison tidak mengatakan begitu. Ia lalu menyatakannya pada kekasihnya. Kemudian Allison menjawab bahwa John seharusnya bisa menjadi lebih peka. Ketika Allison menawarinya kopi, yang dimaksudkannya adalah bahwa dirinya ingin minum kopi juga.

“Ya ampun. Apa aku juga harus menjadi seorang pembaca pikiran?” tanya John sinis.

“Terus terang saja lah!” itu adalah perintah lagi yang disemprotkan pria pada wanita di mana pun. Ketika seorang wanita berbicara, dia menggunakan kalimat tidak langsung yang artinya bahwa dia mengacu pada apa yang diinginkannya namun tidak mengatakannya secara langsung.

Bicara tidak langsung adalah sebuah keistimewaan wanita dan digunakan untuk tujuan tertentu - untuk menjalin hubungan dan menghubungkan dengan yang lainnya dengan menghindari agresi, konfrontasi atau perselisihan. Hal itu sangat cocok bagi pendekatan keseluruhan dari seorang penjaga sarang tempat tinggal untuk menjaga keharmonisan.

Bicara tidak langsung menjalin hubungan di antara wanita, tetapi hal itu sering tidak berhasil bagi pria karena mereka tidak mengerti peraturannya.

Otak wanita berpusat pada orientasi dan mereka menikmati proses komunikasi tersebut. Pria menilai kekurangan struktur dan tujuan dari kalimat sebagai hal yang sangat membingungkan, sehingga mereka menuduh wanita tidak mengerti apa kehendak diri mereka sendiri.

Ketika seorang wanita menggunakan kalimat-kalimat tidak langsung kepada wanita lain, hal itu tidak akan menjadi masalah karena wanita peka dan dapat menangkap arti sesungguhnya. Namun hal itu dapat menjadi bencana jika digunakan pada pria. Pria menggunakan cara bicara yang langsung dan mengartikan setiap kata secara harfiah. Tetapi dengan kesabaran dan latihan, pria dan wanita dapat belajar untuk mengerti satu sama lainnya.

PENGUMUMAN

Bagi pecinta F1 yang ingin lihat postingan tentang F1 silahkan klik blog gw juga http://understeering.wordpress.com

thks.

KEMENANGAN KE-3 HAMILTON DIBAWAH TEKANAN….

Laporan Grand Prix Hungaria Tahun 2007

diapo_364.jpgSetelah menuai hasil yang mengecewakan di Grand Prix Eropa di Sirkuit Nurburgring Jerman lalu, kali ini Hamilton kembali ke podium setelah berhasil finish pertama di sirkuit Hungaroring, Hungaria hari minggu kemarin. Sebuah balapan yang berat bagi Hamilton setelah menerima banyak tekanan tidak hanya dari Tim lain seperti Ferrari dan BMW, tetapi ia juga mendapat tekanan hebat dari Timnya sendiri, terutama akibat dari insiden di pitstop pada sesi kualifikasi yang membuat Ron Dennis marah kepadanya. Kabarnya setelah insiden itu, Fernando Alonso pun nggan untuk berbicara dengannya, antara lain terlihat setelah usai balapan kemarin, dan itupun diakui oleh Hamilton sendiri.

“Ini adalah pekan yang akan diingat dan sangat emosional buat tim. Dengan semua drama yang telah terjadi sepanjang minggu, akan sangat mudah kehilangan fokus. Belakangan tim agak sedikit muram,” tukas Hamilton seperti dikutip oleh Autosport.

Sesi Kualifikasi (Insiden Pitstop McLaren)

Bagi yang bingung soal insiden di sesi kualifikasi kemarin…. Begini ceritanya…. Pada saat kualifikasi memasuki tahap ke 3, menurut informasi yang gw dapat, Hamilton diinstruksikan oleh tim untuk mengikuti strategi tim (sayang gw gak tahu apa strateginya) cuma Hamilton ternyata tidak mematuhinya.

Pada saat pitstop ke 2 di Q3 mobil Alonso tidak beranjak dari pitstop padahal telah selesai ‘dilayani’ oleh crew, akibatnya Hamilton harus kehilangan waktu 20 detik sehingga ia tidak bisa maksimal dalam putaran terakhir di Q3, (mungkin ini ‘pembalasan’ dari Alonso). Pole pun di raih Alonso dengan selisih waktu 0,107 detik.

Merasa mendapat perlakuan yang tidak adil, Hamilton pun berbicara panjang lebar dan menarik perhatian F1A untuk melakukan investigasi, hasilnya Alonso pun dihukum turun 5 grid menjadi start di posisi ke 6 sementara Hamilton pun meraih pole position, dan McLaren tidak akan mendapat poin konstruktor dari hasil balapan (ini yang bikin Ron Dennis marah besar kepada Hamilton) walaupun McLaren dipersilahkan untuk melakukan banding. Padahal kalo seandainya saja Hamilton tidak mempermasalahkan insiden ‘parkir’ Alonso, McLaren masih bisa start di grid ke 1 dan 2, serta tidak kehilangan poin konstruktor.

Hasil kualifikasi setelah keputusan F1A:

1. Lewis Hamilton - McLaren - 01:19,781

2. Nick Heidfeld - BMW Sauber - 01:20,259

3. Kimi Raikkonen - Ferrari - 01:20,410

4. Nico Rosberg - Williams - 01:20,632

5. Ralf Schumacher - Toyota - 01:20,714

6. Fernando Alonso - McLaren - 01:19,674 (Penalty)

7. Robert Kubica - BMW Sauber - 01:20,876

8. Giancarlo Fisichella - Renault - 01:21,079

9. Jarno Trulli - Toyota - 01:21,206

10.Mark Webber - RBR - 01:21,256

11.David Coulthard - RBR

12.Heikki Kovalainen - Toyota

13.Alexander Wurz - Williams

14.Felipe Massa - Ferrari

15.Anthony Davidson - Super Aguri

16.Vitantonio Liuzzi - STR

17.Jenson Button - Honda

18.Rubens Barrichello - Honda

19.Takuma Sato - Super Aguri

20.Sebastian Vettel - STR

21.Adrian Sutil - Spyker

22.Sakon Yamamoto - Spyker

Balapanpun dimulai….diapo_301.jpg

Sirkuit Hungaroring memang terkenal dengan sirkuit yang lamban dan banyak tikungan, sehingga seringkali balapan disini membosankan, karena minim aksi overtaking, dan itupula yang terjadi hari minggu kemarin.

Oh iya, dibalapan kali ini ada 2 pembalap debutan, yaitu Sebastian Vettel (pembalap termuda dari Williams) yang akhirnya dikontrak oleh STR menggantikan Scott Speed yang dipecat pekan lalu. Selain itu test driver Super Aguri, Sakon Yamamoto akhirnya dipakai oleh Spyker untuk mengisi kekosongan pembalap di tim itu menemani Adrian Sutil.

Start dimulai, Hamilton melaju mulus mempertahankan posisi pertama, sementara Raikkonen berhasil menyalip Nick Heidfeld dan berada di posisi ke dua. Alonso sendiri yang start di posisi ke 6 tidak bisa berbuat banyak.

Sampai lap 11 tidak ada perubahan posisi pembalap, kecuali Alonso yang disusul oleh Kubica sebelum bergantian menyusul pembalap asal Polandia itu. Sementara didepan, jarak Raikkonen dan Hamiltan sekitar 4 detik.

Sementara itu pembalap Ferrari lainnya Felipe Massa tampak kesulitan untuk memperbaiki peringkat dari posisi 14, bahkan ia sempat spin dua kali.

Balapan masih berlangsung tanpa greget. Hanya saja Hamilton sedikit terhambat di lap 33, saat Takuma Sato baru keluar dari pitstop dan masuk tikungan pertama pada saat Hamilton berusaha mendahuluinya, akibatnya hampir terjadi benturan namun Hamilton cepat mengantisipasinya, kondisi ini tentu dimanfaatkan oleh Kimi Raikkonen yang mendapat waktu sepersekian detik untuk merapat.

Tiga lap kemudian giliran Massa menghambat Hamilton, juga pasca pitstop. Karena posisinya cukup jauh, Massa selama beberapa lap dapat mengacuhkan blue flag tapi dengan cepat memberi jalan buat Raikkonen setelah Hamilton mendahuluinya, (ini baru namanya temen…)

Akhirnya posisi Hamilton pun aman sampai dengan lap terakhir dan mengantarkannya sebagai juara. Menyusul kemudian Raikkonen, Heidfeld di posisi ke 2 dan 3. Sementara Ralf Schumacher (Toyota) berhasil memperbaiki prestasinya setelah sekian lama tidak mendapat poin, ia berhasil finish ke 6.

Hasil Balapan :

1. Hamilton - McLaren 1h35:52,991

2. Raikkonen - Ferrari +0,715

3. Heidfeld - BMW Sauber +43,129

4. Alonso - McLaren +44,858

5. Kubica - BMW Sauber +47,616

6. Ralf Schumacher - Toyota +50,669

7. Nico Rosberg - Williams +59,139

8. Kovalainen - Renault +1:08,104

9. Webber - RBR +1:16,331

10.Trulli - Toyota +1lap

11.Coulthard - RBR +1lap

12.Fisichella - Renault +1lap

13.Massa - Ferrari +1lap

14.Wurz - Williams +1lap

15.Sato - Super Aguri +1lap

16.Vettel - STR +1lap

17.Sutil - Spyker +2lap

18.Barrichello - Honda +2lap

Tidak Finish :

19.Liuzzi - STR - lap 43

20.Davidson - Super Aguri - lap 42

21.Button - Honda - lap 36

22.Yamamoto - Spyker - lap 7

Putaran ke-11 Grand Prix Hungaria

Guys, balapan kali ini di Sirkuit Hungaroring (Hungaria). Kualifikasi Sabtu, 4 Agustus 2007 jam 19:00 wib, Balapan Minggu, 5 Agustus jam 19:00 wib. Selamat menonton…….

Jelang Grand Prix Hungaria 2007

Sirkuit Hungaroring >>> APA KATA PEMBALAP >>> Jarno Trulli - Toyota

Jarno Trulli menganggap Hungaroring tak bisa mentolerir kesalahan.

trulli.jpgHungaroring merupakan trek yang menantang. Sirkuit ini sangat sempit -sehingga sulit untuk overtaking- dan memiliki 16 tikungan hanya dalam jarak begitu singkat (4,355km). Berhubung begitu banyaknya tikungan, tempat ini memang menyenangkan untuk dikendarai tapi tak bisa dikatakan nyaman. Pasalnya ia memiliki permukaan yang tak rata dan sangat berdebu.

Setingan mobil sangat berpengaruh di sini. Tunggangan harus memiliki grip yang cukup tinggi di tikungan pelan, namun suspensi cukup lembut agar mobil tetap terkendali saat melibas permukaan bumpy. Selain itu, Anda tak bisa melakukan kesalahan di sini. Jika melebar, Anda akan kehilangan posisi karena gravel sangat kotor. Anda membutuhkan waktu yang sangat lama dalam beberapa putaran untuk membersihkan ban.

Sirkuit ini berkecepatan medium ke rendah. Memang ada tikungan kencang seperti di Turn 4, tapi sebagian besar pelan misalnya Turn 1 yang tajam dan chicane di Turn 8 yang sangat lambat. Hungaroring juga memiliki beberapa tikungan licin seperti Turn 14 dan 15. Meski ada trek lurus yang menurun, setelah Turn 13, kecepatan tetap tak maksimal karena permukaan yang tak rata.

Meski tak pernah mencetak poin, saya menyukai sirkuit ini. Seperti tempat lainnya, Anda harus berusaha maksimal dari awal sampai akhir balapan. Apalagi dengan kondisi Hungaroring yang berdebu, Anda harus terus menjaga konsentrasi sepanjang trek.

circuit_hungaroring.jpgHungaroring

Jumlah lap 70

Panjang sirkuit 4,355km

Juara 2006 Jenson Button (Honda)

Rekor lap 1m19,071d (2004) Michael Schumacher (Ferrari)

.: Sumber : F1 Racing

Jelang Grand Prix Eropa 2007

Sirkuit Nurburgring >>> APA KATA PEMBALAP >>> Nico Rosberg - Williams

wil2007060984872_tn.jpgBalapan kandang Nico Rosberg memiliki alur yang beritme dan banyak area overtaking

Nurburgring merupakan event kandang saya, seperti Monaco. Saya mengenal baik treknya karena beberapa kali balapan di sini saat masih di formula junior dan mengalami banyak kesuksesan.

Saya penasaran dengan jumlah fans Jerman yang akan datang. Pasalnya balapan nanti merupakan pertama kalinya Michael Schumacher tak hadir di grid selama beberapa tahun belakangan. Namun saya prediksi tribun akan penuh karena Jerman hanya kebagian satu putaran musim ini. Dan saya pikir banyak penduduk Jerman yang menggemari Formula 1, bukan sekedar Schumacher. Lagi pula akan ada empat pembalap Jerman yang berada di grid 2007. Tugas saya adalah membuat para penggemar punya alasan untuk bersorak.

Treknya sendiri punya alur yang menyenangkan. Di start memang agak lambat tapi bukannya mustahil menemukan ritme yang tepat. Biasanya balapan di sana berlangsung seru karena ada banyak area overtaking. Tempat yang punya peluang menyalip terbesar mungkin Turn 1, memang mudah melakukan kesalahan di sana karena trek menurun sebelum menikung.

Chicane juga menyediakan tempat overtaking karena trek sebelumnya lurus. Masalahnya, chicane tersebut sempit sehingga Anda bisa tabrakan dengan mobil lain jika lengah.

Willams FW29 merupakan tunggangan yang mumpuni. Berbekal ’senjata’ yang baik dan pengalaman, saya bisa finis dengan memuaskan di balapan kandang saya ini.

circuit_nurburgring.jpg

Nurburgring

Jumlah lap 60

Panjang sirkuit 5,118 km

Jarak balap 307,104 km

Juara 2006 Michael Schumacher (Ferrari)

Rekor lap 1m29,468d (2004) Michael Schumacher (Ferrari)

.: Sumber : F1 Racing